Abaikan Surat Mendagri, Silangen Tetap Ngotot Berhentikan JAK Dari Pimpinan Dewan

0

Foto : Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen

Katasulutut Manado – Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen tetap pada sikapnya untuk memberhentikan James Arthur Kojongian (JAK) dari wakil pimpinan DPRD Sulut berdasarkan keputusan Badan Kehormatan yang telah diusulkan melalui rapat paripurna pertengahan April lalu ke Kementerian Dalam Negeri.

Meski pihak Kemendagri telah mengirimkan surat balasan yang ditujukan kepada Gubernur Olly Dondokambey selaku wakil pemerintah pusat di daerah untuk memfasilitas pembayaran keuangan dalam kapasitas JAK sebagai wakil ketua, namun hal tersebut tak digubris Silangen.

Saat dikonfirmasi wartawan Senin 17/5/21) terkait tindak lanjut surat tersebut, Silangen mengakui telah bertemu Gubernur Olly Dondokambey untuk membahas masalah tersebut, bahkan telah dilanjutkan dengan rapat pimpinan DPRD sebagai tindak lanjut surat Mendagri kepada Gubernur.

” Kita sudah rapat pimpinan DPRD nanti kita akan lanjutkan, pak Gubernur telah rekomendasikan dan kita sudah tindak lanjuti dan fasilitasi hasilnya tetap pada keputusan DPRD karena ini lembaga bahwa yang bersangkutan (JAK) hasil Badan Kehormatan tidak lagi jadi pimpinan, ” tandasnya.

“DPRD adalah kembaga tersendiri makanya kita sampaikan ke Gubernur dan telah difasilitasi tinggal kirim ke Kemendagri, ” ujar Silangen.

Seperti diketahui usulan pemberhentian JAK diputuskan melalui rapat paripurna hasil rekomdasi Badan Kehormatan tanggal 16 Maret 2021 belum bisa diproses Kemendagri.

Dalam surat balasan yang ditujukan ke pada Gubernur
Nomor 161.71/1676/OTDA tanggal 16 Maret 2021 yang ditanda tangani Dirjen Otonomi Daerah Drs. Akmal Malik M.Si
berisi tata cara pemberhentian seorang pimpinan dan anggota Dewan.

Surat tersebut juga mengurai proses maupun mekanisme pergantian pimpinan dan anggota DPRD yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. (esel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here