Bangun Sinergitas, BSG Tandatangani PKS KasDa Online Bersama Pemkab Gorontalo dan BPKP

0

Katasulut – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) terus bekerja keras melakukan berbagai upaya serta terobosan dalam membangun sinergitas dengan pemerintah daerah.

Hal ini dibuktikan BSG yang dikenal dengan semboyan Torang Pe Bank melakukan kerjasama bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulut, melakukan Penandatanganan Kerjasama (PKS) mengenai Pemanfaatan Aplikasi Kas Dearh Online System (KASDA ONLINE). Senin 14 Juni 2021

PKS tersebut ditandatangani secara langsung oleh Direktur Pemasaran (Dirpem) Machmud Turuis mewakili direktur utama BSG, bersama Bupati Kabupaten Gorontalo Prof. DR. Ir. H. Nelson Pomalingo MPd dan Perwakilan Kepala BPKP Prov Gorontalo Agung Ragil Pujono selaku koordinator pengawasan bidang akuntabilitas pemerintah daerah.

Penandatanganan ini ikut pula disaksikan oleh Direktur Kepatuhan BSG Pius Batara, Direktur Operasional Louisa Parengkuan, Sekretaris Daerah Pemkab Gorontalo Ir. Hadijah Tayeb MM, dan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Gorontalo Roswati Lasim Pala, SH, MH

Direktur Pemasaran BSG Machmud Turuis dalam sambutannya mengaku bersyukur bahkan merasa terhormat karena kembali dipercayakan Pemkab Gorontalo untuk mengelola dana serta pengembangan aplikasi keuangan daerahnya.

Turuis memastikan, sebagai bank daerah, BSG mendukung upaya peningkatan manajemen Kab Gorontalo menuju penyempurnaan penyelenggaraan pemerintah yang bersih.

“BSG sangat mengapresiasi kerja keras dan usaha dari Pemkab Gorontalo serta BPKP. sehingga MOU ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya

Selain itu ia juga menekankan, secara garis besar keberadaan system layanan Kasda Online memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan administrasi keuangan pemerintah daerah dan  pelayanan kepada publik  atau masyarakat, sehingga hal ini dapat dirasakan oleh pemerintah daerah, diantaranya, mengurangi risiko pengembalian berkas surat perintah pencairan dana (sp2d) yang dikarenakan adanya kesalahan nomor rekening atau nama bank tujuan, pemerintah daerah dapat memantau kondisi keuangan kas daerah terkini melalui rekening koran setiap waktu meningkatkan kontrol terhadap pengeluaran rekening kas daerah di bank oleh bendahara umum daerah (bud) atau kuasa bud, memudahkan kas daerah dalam melakukan integrasi dengan aplikasi pengelolaan keuangan eksternal yang sudah digunakan di pemerintah daerah, mempermudah kas daerah dalam membuat laporan terhadap laporan keuangan pencairan sp2d ke bank, dan mendekatkan pelayanan dan mempermudah administrasi bank dan kas daerah dalam proses pencairan sp2d.

Dengan demikian Turuis berharap, aplikasi kas daerah secara online system yang terintegrasi dengan simda keuangan, dapat memperlancar pelaksanaan transaksi pencairan sp2d, mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari rekening kas umum daerah (rkud) ke rekening tujuan (rekening perangkat daerah, pihak ketiga maupun masyarakat) dengan konsep real-time online,  sehingga pelayanan semakin meningkat. begitu pula dengan kualitas kinerja pengelolaan keuangan daerah diyakini semakin baik.

” Sasarannya penerapan aplikasi inidapat berjalan maksimal dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi upaya pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, bersih dan  efisien,” tekannya.

“Untuk itu sebagai bukti komitmen dari perjanjian kerjasama ini, kami pun berjanji akan selalu menjaga kepercayaan ini dengan memberikan pelayanan dan perhatian secara maksimal sehingga kepercayaan dan kerjasama ini dapat terus berlangsung pada hari-hari kedepan,” ujar Dirpem Mahmud Turuis

Tak lupa ia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Gorontalo atas perhatian dan kepercayaan yang telah diberikan kepada “torang pe bank”, juga kepada badan pengawasan keuangan dan pembangunan  perwakilan sulawesi utara yang  memfasilitasi pemerintah daerah dalam mempersiapkan aparatnya menghadapi perubahan, mendorong pelaksanaan tata kelola keuangan daerah sesuai dengan peraturan yang berlaku, efisien, efektif, transparan, akuntabel, dan auditabel. (tem/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here