Brigjen Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatan Irdam/XIII Merdeka, Diduga Terkait Pelanggaran Disiplin

0

Foto : Brigjen Junior Tumilaar (ist)

Katasulut Jakarta – Surat yang ditulis Brigjen Junior Tumilaar pada 15 Agustus 2021 kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, terkait persoalan Tanah Ciputra (Citra Land) di Sulawesi Utara diduga menjadi penyebab pencopotan dirinya dari jabatan Inspektur Kodam XIII Mereka.

Hal ini diketahui dari unggahan akun resmi TNI AD Sabtu (9/10/21) yang menyebutkan PUSPOMAD akan melakukan proses hukum terhadap Brigjen TNI JT.

” Menindaklanjuti hasil klarifikasi terhadap Brigjen TNI JT di Markas Puspom AD, Jakarta, pada tanggal 22, 23 dan 24 September 2021 serta hasil pemeriksaan para Saksi yang terkait dengan pernyataan Brigjen TNI JT, maka telah didapatkan adanya fakta-fakta dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Brigjen TNI JT. ” tandas Komandan Pusat Polisi Militer AD
Letjen TNI Chandra W. Sukotjo melalui akun tersebut

Selanjutnya dikatakan bahwa perbuatan melawan hukum dimaksud adalah pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM.

Atas adanya indikasi pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer, maka Puspom AD akan melanjutkan proses hukum lebih lanjut terhadap Brigjen TNI JT.

” Dan untuk kepentingan tersebut diatas, Kepala Staf Angkatan Darat pada 8 Oktober 2021 telah mengeluarkan Surat Perintah Pembebasan dari Tugas & Tanggung Jawab Jabatan Brigjen TNI JT sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka untuk kemudian ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad.” kata Sukotjo (*/stem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here