Gerak Cepat Pemprov Sulut Siapkan Lahan 10.6 Hektar Relokasi Pengungsi Gunung Ruang, BP2P Belum Siap?

0

Foto : Lahan Relokasi Pengungsi Ruang,Kadis Perkimtan Sulut Alexander Watimena (insert)

SULUT – Instruksi presiden Jokowi untuk mempercepat relokasi pengungsi gunung Ruang di Kabupaten Sitaro langsung ditindak lanjuti Gubernur Olly Dondokambey dengan menyiapkan lahan
seluas 10.6 hektar di Desa Modisi, Pinolosian Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Daerah Sulawesi Utara Aexander Imanuel Watimena yang mendapat tugas khusus untuk menyiapkan lahan bagi 301 kepala keluarga (KK) atau 838 jiwa.

Saat ini ungkap Watimena, lahan 10.6 hektar tersebut sudah disiapkan Pemprov Sulut untuk pemukiman warga yang nantinya dilengkapi fasilitas penunjang di dalamnya.

“Lokasinya sudah siap dan sudah bisa dilakukan pematangan lahan yang akan dikerjakan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyedia Perumahan (BP2P) Sulawesi I sekaligus juga akan dibangun fasilitas khusus rumah tinggal dan fasilitas umum seperti tempat ibadah, jalan pemukiman dan lain – lain, ” terang Watimena saat dikonfirmasi melalui telepon Kamis (16/5/24).

Sementara itu untuk penyelesaian secara keseluruhan ditargetkan bulan Oktober tuntas.

” Target kami lima bulan kedepan sudah selesai, ” singkat Watimena.

Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Sulawesi I Recky Lahope saat dikonfirmasi media melalui sambungan telepon seluler soal kesiapan pembangunan infrastruktur di lahan relokasi tersebut belum memberikan tanggapan meskipun dalam keadaan aktif, demikian pula dengan pesan WhatsApp, tidak mendapat balasan.

Sebelumnya Sekretaris Provinsi Sulut Steve Kepel menjelaskan lahan relokasi 1.6 hektar tersebut disiapkan bagi 301 kk ke Desa Modisi, Pinolosian Timur, Bolsel merupakan penduduk Desa Lahingpatehi dan Desa Pumpente di Pulau Ruang yang berada di kaki Gunung Ruang.

“Pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan untuk 301 KK dari Gunung Ruang,” katanya.

Lanjut Kepel pihaknya telah mengkaji tempat relokasi sebelum diusulkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di Desa Modisi sendiri sudah ada pemukiman warga dari Pulau Siau, Kabupaten Sitaro dengan profesi nelayan sehingga warga Pulau Ruang bisa cepat beradaptasi.

“Kementerian PUPR yang akan bangun, dari PUPR yang akan jawab baiknya fasilitas selain rumah yang akan didapatkan warga yang direlokasi,” ujarnya. (tem/*)

Artikulli paraprakPansus DPRD Sulsel Sambangi DPRD Sulut, Bahas Penyelenggaraan Jamsostek
Artikulli tjetërRutan Manado Beri Pelatihan Barista Buat Warga Binaan