Harga Beras dan Kelapa Naik, Petani Dumoga Sumringah : Terima Kasih Pak Gubernur YSK

BOLMONG – Naiknya harga komoditi beras dan kelapa disambut gembira para petani di di kecamatan Dumoga Raya Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara.

Adanya kenaikan harga jual pada kedua komoditi tersebut memberikan pengaruh positif akan kesejahteraan petani maupun ekonomi keluarga

Samsudin Nurhanidi, petani asal Desa Ikhwan,
Kecamatan Dumoga Barat, mengapresiasi kenaikan harga beras yang saat ini mencapai harga yang layak.

Dengan kenaikan harga beras, Samsudin dapat menyekolahkan anak-anaknya dengan lebih baik.

Samsudin berharap harga beras dapat terus meningkat sehingga anak-anaknya dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.

Disisi lain Samsudin menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Yulius Selvanus (YSK) yang telah menunjukan perhatian bagi kesejahteraan petani yang selama puluhan tahun tidak bisa menikmati harga yang layak.

“Selama 25 tahun menggarap lahan sawah baru di pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus kami bisa merasakan kesejahteraan sebagai petani sawah, kami boleh mendapat perhatian pemerintah dengan harga beras yang layak bahkan
bisa membiayai sekolah anak-anak kami, ” ucap Samsudin kepada katasulut.com Selasa, (15/7/24).

Selain itu naiknya harga beras di pasaran sangat berpengaruh pada minat petani millenial untuk ikut menggarap lahan sawah yang selama ini kurang diminati anak muda.

Dengan adanya pengaruh harga signifikan di pasaran saat ini diharapkan komoditi padi bisa menjadi sektor yang menjanjikan bagi generasi muda.

“Kalau bisa harga beras dinaikan lagi pak Gubernur, jika beras turun anak-anak kami tidak mau turun mengerjakan sawah lagi, “harap Samsudin.

Hal senada diungkap Tommy Lumintang, petani Kelapa dari Kelurahan Imandi, Kecamatan Dumoga Timur.

Dia mengapresiasi kepemimpinan Gubernur YSK yang dinilai sangat berpihak pada kesejahteraan petani.

Kepemimpinan Gubernur YSK yang pro petani memberi dampak positif pada harga kelapa dan kopra yang mencapai Rp 5.800/kg (Kelapa Biji) sedangkan harga kopra mencapai Rp 22.000/kg.

“Terima kasih kepada bapak Gubernur YSK dengan adanya kenaikan harga kelapa sangat membantu bagi pendapatan keluarganya kami”

“Kami berharap agar bapak Gubernur YSK dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani di Sulawesi Utara melalui kebijakan yang pro petani,” harap Lumintang.

Sementara Affandi Sumaila Petani Kelapa asal Desa Ikhwan Dumoga menyebut sejak kepemimpinan Gubernur YSK dirinya mengaku sangat terbantu dengan adanya kenaikan harga saat ini dimana selain bisa membiayai sekolah anak, kebutuhan petani juga bisa terpenuhi.

“Kami masyarakat petani kelapa sangat berterima kasih kepada pak Gubernur YSK atas keperpihakan kepada petani dan kami tetap berkomitmen akan selalu mendukung setiap program pak Gubernur demi kesejahteraan para petani di Sulawesi Utara, Pak Gubernur YSK keren! ” ucap Affandi. (tem)