Jasa Raharja Rilis Data Sementara Korban Insiden Terbakarnya Kapal Barcelona V Yang Meninggal dan Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

MANADO – Jasa Raharja Sulut merilis nama – nama korban insiden terbakarnya kapal Barcelona V Tujuan Talaud – Manado yang terjadi Minggu (20/7/25) siang.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh media melalui humas Jasa Raharja Sulut hingga Senin pukul 03.00 wita, terdapat 3 korban tewas yang berhasil diidentifikasi serta 34 lainnya mendapat perawatan di Rumah Sakit.

Adapun ketiga korban meninggal tersebut yakni,
1.Yuliana Gumolung, Alamat Desa Bowombaru Kec. Melonguane
Timur Kabupaten Kepulauan Talaud
2. Asna Lapae , Alamat Kelurahan Melonguane Kec. Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud
3. Zakarias Tindi, Alamat
Desa Taturan Kec. Gemeh Kabupaten
Kepulauan Talaud

Sementara 34 korban yng mendapat perawatan di rumah Sakit yaitu,

1.Pinehas Melato Talaud 72 th RS Awaloei Dendengan

2. Rosmajati Ontorael Talaud 38 th RS Bhayangkara

3. Iriyani Etiman Talaud 49 th RS Bhayangkara

4. Elisa M Manumbalang Talaud 43 th RS Bhayangkara

5. Agulera SJ. Maro Talaud 36 th RS Bhayangkara

6. Bripka Dantje Lewa Talaud 50 th RS Bhayangkara

7. Redi Tahulending Talaud 65 th RS Bhayangkara

8. Hendrik Maabuat Talaud 41 th RS Bhayangkara

9. Dance/Daniel Lena Melonguane, Talaud 50 th Puskesmas Mubune RS Kandou

10. Desliyana Sitorus Talaud 30 th RS ODSK

11. Chris Talaud 32 th RS ODSK

12. Meriati Maabuat Talaud 33 th RS ODSK

13. Marwan Latjeng Talaud 32 th RS ODSK

14. Samuel Latjeng Talaud 9 th RS ODSK

15. Martha Pandene Talaud 42 th RS ODSK

16. Milka Silvia Yohana Pane Marbau 25 th RS ODSK

17. Sarci Rengkeng Talaud 64 th RS ODSK

18. Yunita Papoas Talaud 40 th RS ODSK

19. Royke Hanny Dalentang Talaud 59 th RS ODSK

20. Antji Tuter Talaud 55 th RS ODSK

21. Yongki William Papalapu Talaud 37 th RS ODSK

22. Leonardo Xavier Papalapu Talaud 2 bln RS ODSK

23. Betrivia Malimbulun Talaud 24 th Puskesmas Mubune RS Sentra Medika

24. Gisella Awuy Talaud 35 th RS Sentra Medika

25. Joklin Mangole Rainis, Talaud 42 th RS Sentra Medika

26. Evi Cristina Sihite Moronge, Talaud 28 th Puskesmas Mubune RS Sentra Medika

27. Erna Gahiwu Talaud 44 th RS Walanda Maramis

28. Aprilia Haratu Rainis, Talaud 12 th RS Walanda Maramis

29. Spriani Gumalansangi Moronge Selatan, Dusun II 37 th RS Walanda Maramis

30. Agustina Maratade Sawang Utara 43 th RS Walanda Maramis

31. Christine Olivis Esing Pulutan 27 th RS Walanda Maramis

32. Hugu Majuntu Bantange, Talaud 73 th Puskesmas Mubune RS Walanda Maramis

33. Santi Majuntu Melonguane, Talaud 42 th RS Walanda Maramis

34. Apriandi Anselninan Talaud 6 th RSUD Manado

“Data sementara yang bisa kami sampaikan jumlah korban yang meninggal maupun yang mendapat perawatan di rumah sakit terkait insiden terbakarnya kapal Barcelona V pada hari Minggu tanggal 20 Juli 2024 terdapat 3 korban meninggal dunia dan 34 lainnya mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di Manado yakni RS. Awaloei Dendengan, RS Bhayangkara, RS Prof RD Kandow, RS ODSK, RS Sentra Medika, RS Walanda Maramis Airmadidi, dan RSUD Manado, dan bila ada perkembangan terbaru akan kami informasikan kembali, ” jelas Vandy Humas Jasa Raharja Sulut.

Diketahui Kapal penumpang Barcelona V dilaporkan terbakar di perairan pulau Talise, Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (20/7) sekitar pukul 13.30 WITA.

Petugas Jasa Raharja
dari Kantor Wilayah Sulawesi Utara di bawah koordinasi Dicky Syiwa Permadi segera
bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Syahbandar Talaud dan petugas di
Pelabuhan Manado.

Saat ini telah dibentuk dua tim penanganan korban yang
ditempatkan di dua titik posko, yaitu di Pelabuhan Laut Manado dan Pelabuhan
Penyeberangan Serei, Likupang.

Disisi lain Jasa Raharja akan menjamin seluruh korban dengan memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan korban luka-luka hingga maksimal
Rp20 juta, yang dibayarkan langsung ke rumah sakit. Selain itu, biaya pertolongan
pertama (P3K) dan ambulans juga dijamin dengan nilai maksimal masing-masing Rp1
juta dan Rp500 ribu.

Tim Jasa Raharja akan terus melakukan pendataan korban serta kunjungan ke rumah sakit untuk memastikan seluruh korban memperoleh haknya secara cepat dan tepat (tem)