Foto : Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langi Bersama Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu Dalam Salah Satu Kegiatan
MANADO – Langkah tegas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) melakukan tindakan pemberantasan terhadap aksi premanisme mendapat dukungan ketua komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu.
Selaku mitra kerja komisi I, Braien menilai tindakan tegas Kepolisian seperti ini sangat penting untuk menjaga ketertiban umum serta melindungi masyarakat dari ancaman kekerasan.
“Kami di Komisi I DPRD mendukung penuh langkah Polda. Ini bukan hanya untuk ketertiban, tapi juga memberikan rasa aman bagi warga Sulut,” ujar ketua Fraksi NasDem Rabu, (13/5/25).
Selain itu, keberhasilan operasi ini akan berdampak positif terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi lokal, karena kondisi keamanan yang stabil menjadi salah satu syarat penting bagi masuknya investasi ke daerah.
“Ya tentu kita juga berharap masyarakat turut berpartisipasi aktif. Seperti imbauan Polda Sulut, warga juga diminta tidak ragu untuk melaporkan setiap indikasi premanisme atau kejahatan yang ditemui,” tandasnya.
Diketahui, dalam sepekan terakhir, Polda telah melakukan Operasi Berantas Premanisme 2025.
Tak tanggung-tanggung, kepolisian bahkan telah menciduk 26 tersangka, mengungkap puluhan kasus, serta menyita senjata tajam dan ratusan liter miras yang kerap jadi pemicu tindak kejahatan.
Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan operasi ini akan terus dimasifkan demi menciptakan situasi aman dan kondusif di Bumi Nyiur Melambai.
“Waktu pelaksanaan operasi masih cukup panjang, dan harus dimasifkan lagi untuk mencapai tujuan operasi. Maksimalkan pemberantasan aksi-aksi premanisme, senjata tajam, dan juga miras. Karena kejahatan sering terjadi salah satu pemicunya akibat pengaruh miras,” tegas Irjen Pol Langie.(*/tem)
