Memasuki Semester II, Walukow Soroti Serapan Anggaran SKPD Sulut

MANADO – Anggota DPRD Sulawesi Utara, Henry Walukow, menyampaikan kritik tajam saat rapat Badan Anggaran DPRD, Rabu (23/7/2025).

Ia menyoroti rendahnya daya serap anggaran dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), meski tahun anggaran sudah memasuki bulan ketujuh.

“Kita sudah mau bicara APBD Perubahan, tapi beberapa SKPD justru belum mampu menyerap anggaran yang sudah ada. Bagaimana bisa kita bahas tambah-kurang, kalau yang ada saja belum jalan?” tegas Henry.

Ia pun mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membeberkan realisasi anggaran triwulan pertama hingga pertengahan Juli.

Merespons desakan itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulut, Clay Dondokambey, memaparkan bahwa hingga 18 Juli 2025, banyak SKPD belum maksimal dalam realisasi anggaran.

Berikut data terkini serapan anggaran Pemprov Sulut per 18 Juli 2025:
• Pendapatan: dari target Rp 3,7 triliun, baru terealisasi Rp 1,49 triliun (40%)
• Belanja: dari pagu Rp 3,85 triliun, baru terealisasi Rp 1,2 triliun (34%)

5 SKPD dengan serapan tertinggi:
• Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) – 62%
• Dinas Perhubungan – 54%
• Dinas Kehutanan – 53%
• Badan Penghubung – 52%
• Badan Perbatasan – 51%

15 SKPD dengan serapan terendah (di bawah 42%):
• Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan – 8%
• BKAD – 22%
• Kesbangpol – 24%
• PUPRD – 28%
• Dinas Tenaga Kerja – 31%
• Dinas Pangan – 32%
• Dinas Pendidikan Daerah – 33%
• Disperindag – 35%
• Dinas Kominfo – 36%
• Dinas Sosial – 36%
• Dinas Kesehatan – 37%
• Dinas Kebudayaan – 39%
• BPBD – 40%
• BKD – 40%
• Bappenda – 42% (tem)