SULUT – Masih Tingginya angka kemiskinan di Sulawesi Utara mendapat perhatian khusus Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur 2024.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik di akhir tahun 2024, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Utara bertengger di angka 7,25 persen atau meningkat dibandingkan tahun 2023 sebesar 7 persen.
Ketua Pansus Amir Liputo SH mengatakan dalam pembahasan bersama perangkat daerah terkait, pihaknya ingin menggali semua keterangan yang nantinya menjadi rekomendasi kepada Pemerintahan YSK-VICTORY untuk menjadi acuan dalam perumusan RPJMD kedepan.
“Apalagi ini pemerintahan baru, kita ingin memberikan rekomendasi sesuai fakta yang ada supaya pak Gubernur dalam menyusun RPJMD dan APBD kedepan melihat fakta- takta yang ada,
salah satu contoh terkait masyarakat miskin extrim dan ternyata kita masih cukup banyak, ” ungkap Liputo kepada wartawan Senin (14/4/25).
Namun demikian lanjut Liputo, dibandingkan dari tahun ke tahun dengan pemerintahan terdahulu diakuinya sudah mampu menurunkan angka kemiskinan namun perlu ada semangat dan komitmen semua pihak agar angka – angka tersebut tidak ada lagi di Sulawesi Utara.
“Ini menjadi tanggung jawab dan semangat kita bersama hal ini tidak ada lagi di daerah kita dan kedepan ini akan menjadi evaluasi bagi Gubernur yang baru, ” terangnya.
“Kami berharap pertanyaan – pertanyaan yang kami ajukan tidak untuk memojokan SKPD tetapi kami ingin menggali keluar dari situ data yang ada ini akan compare dengan data di lapangan misalnya program ini akan membawa outcome terhadap kesejahteraan rakyat, kalau belum kan berarti perlu kita sampaikan dan itu akan kita bacakan atas nama Pansus di rapat paripurna, ” tutup Liputo. (tem)
