MANADO – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna di Kantor DPRD Sulut, Rabu (25/3/26). Momentum ini menjadi refleksi satu tahun masa kepemimpinan pasangan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur DR J. Victor Mailangkay, SH MH dalam menakhodai Bumi Nyiur Melambai.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengakui bahwa perjalanan satu tahun pemerintahan tidak lepas dari berbagai hambatan. Ia secara terbuka menyatakan bahwa masih ada aspirasi masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi.
“Kami menyadari sepenuhnya masih ada kekurangan. Aspirasi masyarakat belum sepenuhnya terwujud karena keterbatasan fiskal serta kompleksitas tantangan global yang kita hadapi saat ini,” ujar Gubernur di hadapan anggota dewan.
Meski diperhadapkan pada tantangan ekonomi, Gubernur menegaskan tidak akan surut langkah dengan semangat “petarung” dan prinsip “satu komando” untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.
“Namun perlu saya tegaskan kami tidak akan pernah berhenti, dengan semangat petarung kami akan menghadapi setiap kendala dengan keberanian dan prinsip satu komando.” tandas Gubernur Yulius.
Ia berkomitmen untuk memperketat pengawasan di internal pemerintahan guna menjamin pelayanan publik yang maksimal
“Saya akan memastikan seluruh barisan birokrasi bekerja dengan disiplin tinggi, loyalitas pada rakyat dan integritas tanpa kompromi, ” tegasnya.
Selain itu Gubernur Gubernur Yulius juga menekankan bahwa visi pembangunannya tidak hanya terpaku pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Menurutnya, Sulawesi Utara sedang berada dalam fase pembangunan peradaban.
“Kita sedang membangun peradaban, bukan sekadar membangun gudang atau gedung. Kita sedang menanam harapan demi anak cucu kita di Bumi Nyiur Melambai,” sambungnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur mengharapkan masukan konstruktif dari DPRD Sulut dalam bentuk rekomendasi atas LKPJ tersebut. Ia mengibaratkan kritik dan saran dari legislatif sebagai “vitamin” bagi eksekutif.
“Sinergitas Pemerintah Provinsi dan DPRD adalah kunci utama bagi lompatan lompatan produktif kedepan menuju Sulawesi Utara maju sejahtera dan berkelanjutan.” pungkasnya. (tem)
