BWSS1 Pastikan Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai Santiago Tahuna Sudah Berjalan Sesuai Ketentuan

Foto : Kabalai BWS Sulawesi I, Ir. Sugeng Harianto,M.Si,M.T (ist)

SULUT – Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWWS1) memastikan pembangunan proyek tanggul Pengaman pantai Santiago di Tahuna sudah berjalan sesuai ketentuan.

Hal ini menepis anggapan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menyebut proyek dengan anggaran Rp 18 milyar lebih tersebut dikerjakan asal – asalan serta berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I, Ir. Sugeng Harianto,M.Si,M.T mengatakan bahwa output pekerjaan pengaman pantai di Kabupaten Sangihe tahun 2024 sudah tercapai.

Sugeng Harianto juga menambahkan bahwa selama pelaksanaan proyek, pekerjaan telah melibatkanTim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara untuk pendampingan.

“Dari awal dimulainya pekerjaan sampai selesai, pengerjaan dibawah pengawasan dan pendampingan Tim PPS Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulut. Hal itu guna memastikan semua tahapan berjalan sesuai ketentuan,” jelas Sugeng Harianto.

Disamping itu, Satuan Kerja (Kasatker) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menegaskan bahwa Pembangunan Pengaman Pantai Tahuna dengan nilai kontrak untuk Pekerjaan Rp 18.156.624.000 telah selesai tepat waktu.

“Masa pemeliharaannya juga tidak ada masalah,” ujar PPK Sungai dn Pantai 3 Ronny Rudson, Selasa (08/07/2025).

Kabalai Sugeng Harianto juga menyesalkan pemberitaan terkait dugaan praktik korupsi dalam proyek pembangunan tanggul pengaman pantai di wilayah Santiago Tahuna yang disuarakan oleh Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan Sulawesi Utara.

“Contohnya, Soal Pekerjaan saluran, itu telah selesai dilaksanakan dan berfungsi dengan baik. Ketika ada kondisi dimana saluran tergenang dan air tidak mengalir itu dikarenakan adanya sampah yang dibuang masyarakat sekitar dan sedimen yang menghambat jalannya air,” jelasnya.

“Jadi memang pekerjaan yang dilakukan tidak asal-asalan, tapi telah dikerjakan sesuai dengan ketentuan,” terangnya

Terlepas dari itu, Kasatker melalui PPK Sungai dan Pantai Ronny Rudson menuturkan, penyelesaian pekerjaan ini tidak terlepas dari arahan, bimbingan dan masukan dari Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Ir. Sugeng Harianto,M.Si,M.T

“Beliau selama ini begitu gigih dan disiplin mengingatkan kami terkait dengan pelaksanaan pekerjaan, dengan harus membuat action plan dan terus menjadi motivator dan inspirator serta menyemangati kami sehingga pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu,” jelas Ronny. (*/tem)