Demo di Sulut Tak Pengaruhi Stabilitas Daerah, Ratulangi : Masyarakat Cerdas Peluang Investor Terbuka

SULUT – Meski menghadapi suhu politik negara yang sangat dinamis masyarakat Sulawesi Utara mampu menunjukan kedewasaan menjaga kondusifitas daerah dengan mengedepankan persatuan melalui semboyan “Torang Samua Basudara”

Hak ini dibuktikan dengan aksi demo yang digelar sejumlah elemen mahasiswa menyampaikan aspirasinya di Kantor DPRD Sulut Senin (1/9/25)

Meski sempat terjadi sedikit gesekan, namun secara umum aksi tersebut tetap berlangsung damai serta tidak menimbulkan reaksi berlebihan atau tindakan anarkis seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Hal ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat yang juga merupakan akademisi dari Sulawesi Utara, Fendy Ratulangi, SH., MH.

Menurut Ratulangi, kondusifnya aksi tersebut menandakan bahwa masyarakat Sulawesi Utara adalah masyarakat yang cerdas dan maju. Tidak gampang terprovokasi oleh pihak manapun.

“Masyarakat kita lebih elegan dalam menyampaikan aspirasi. Masyarakat kita juga tidak terpengaruh dengan provokasi yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” ujar Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Manado ini Senin malam.

Lebih lanjut Ratulangi menambahkan bahwa kondisi di Sulawesi Utara nilai positif bagi perkembangan Sulawesi Utara bahkan memiliki peluang sebagai pintu masuk investasi di bumi nyiur melambai.

“Peluang investasi terbuka lebar di Sulawesi Utara. Sulawesi Utara bisa diclaim sebagai kota yang aman dan nyaman sehingga investor tidak takut berinvestasi di Sulawesi Utara,” tambahnya.

Terkait dengan aksi demo yang dilakukan di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Ratulangi menyebut bahwa itu merupakan amanat undang-undang yang harus diberikan ruang.

“Sesuai amanat konstitusi dan Undang-undang nomor 9 tahun 1998, itu adalah hak warga negara untuk menyampaikan pendapat. Itu harus diberi ruang, namun harus dengan etikanya,” jelasnya.

Sebagai penutup, dirinya berharap masyarakat Sulawesi Utara akan semakin dewasa, baik dalam menyampaikan pendapat maupun menjaga tanah Sulawesi Utara disegani oleh semua pihak. (*/tem)