SULUT – Keresahan masyarakat Sulawesi Utara terkait adanya kenaikan pajak kendaraan bermotor di tahun 2026 akhirnya terjawab.
Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE secara tegas mengungkapkan, pemerintah provinsi Sulawesi Utara telah mengambil kebijakan untuk tidak memberlakukan kenaikan tarif pengelolaan pajak kendaraan bermotor demi mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.
” Tidak ada kenaikan pajak” kita pro rakyat,” tegasnya.
Penegasan Gubernur tersebut ditindak lanjuti dengan ditanda tanganinya Pergub terkait pengelolaan pajak kendaraan bermotor di Sulawesi Utara, Rabu (7/1/26)
“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan kabar baik yang telah saya tetapkan terkait Pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026. Kesejahteraan dan kemudahan bagi seluruh masyarakat adalah prioritas utama saya. Berdasarkan hal itu, saya telah mengambil langkah konkret dengan menetapkan tiga kebijakan penting sebagai berikut:
1. Keringanan Pokok Pajak 25% – Saya memutuskan untuk memberikan potongan sebesar 25% pada pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2026. Sehingga mulai besok, tidak akan ada kenaikan pajak apapun bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor di Sulut.
2. Bebas Pajak Progresif – Saya juga menetapkan pembebasan pajak progresif kendaraan bermotor. Hal ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan bagi masyarakat yang memiliki kapasitas ekonomi lebih untuk memiliki lebih dari satu kendaraan tanpa dikenakan tambahan biaya pajak.
3. Pembebasan PKB 1 Tahun – Selain itu, saya memberikan fasilitas pembebasan pokok PKB selama 1 tahun berjalan bagi kendaraan luar daerah yang melakukan mutasi administrasi ke Sulawesi Utara. ”
Dengan adanya keputusan tersebut Gubernur juga mengimbau seluruh pemilik kendaraan luar daerah yang beroperasi di wilayah Sulawesi Utara untuk segera mengurus pindah administrasi di Kantor Samsat se-Sulawesi Utara.
” Semoga kebijakan-kebijakan ini dapat memberikan manfaat nyata dan mendorong kemajuan ekonomi serta mobilitas masyarakat Sulawesi Utara. Mari kita bersama-sama membangun Sulut yang lebih baik dan sejahtera untuk semua.” tandas Gubernur Yulius Selvanus.(tem)
