SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) hari ini mengelar iven Sulut Riset dan Inovasi expo 2025 yang rencananya berlangsung selama tiga hari yakni 18-20 November 2025
di Atrium Manado Town Square (Mantos) 1.
kegiatan yang mengusung tema “Yield New Ideas, Sustainable and Knowledge for Research and Innovation,” akan
menonjolkan inovasi terkini yang berfokus pada ekonomi biru dan hijau sebagai pilar pembangunan yang lestari.
Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulut Novita Lumintang SSTP MSi mengatakan Iven Expo ini merupakan wujudnya komitmen Pemprov Sulut dalam memperkokoh ekosistem riset.
“Ini panggung baru bagi inovator lokal berkreasi unjuk kebolehan. 25 inovator terseleksi dari puluhan pendaftar siap mempertontonkan terobosan yang memberi warna biru bagi pengembangan ekonomi berkelanjutan di Sulut,” ujarnya.
Nantinya lanjut Lumintang, akan dipertontonkan berbagai karya mumpuni. Juga di iven ini bakal menghadirkan berbagai aktivitas menarik, termasuk kompetisi Duta Pelajar Inovasi yang melibatkan pelajar dari 15 kabupaten/kota.
Plt Kaban Litbangda Sulut Novita Lumintang menambahkan, iven bakal di isi juga talkshow, demo inovasi, games, kuis dan pertunjukan live musik.
“Yang keren, ada pameran robotik dan e-sport serta gelaran fasion show. Ini tentunya akan menambah semarak suasana. Silahkan menikmati iven ini, gratis,” sebut Lumintang.
Lumintang mengungkapkan bahwa iven ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat dan lembaga riset nasional BRIN. “Dengan dukungan tersebut, semakin menguatkan kolaborasi riset daerah untuk menghasilkan inovasi yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Juga searah dengan dukungan kebijakan inovasi yang terus didengungkan Pak Gubernur Sulut Yulius Selvanus,” tuturnya.
“Ayo warga Sulut kita lihat dan ukung berbagai inovator lokal berperan dalam mewujudkan Sulut yang maju, sejahtera serta ramah lingkungan,” ajak Lumintang.
Lanjut Lumintang iven Sulut Riset dan Inovasi expo 2025 merupakan momentum inspirasi dan inovasi blue economy dan green economy bukan hanya jadi konsep. “Tetapi, jadikan ini strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi Provinsi Sulawesi Utara,” tutup Lumintang. (*/tem)
