MANADO – Suasana keakraban penuh makna tergambar obrolan santai Boyke Rompas,SH putera mantan Komandan Batalyon X Permwsta, Mayor, Nyong Rompas bersama beberapa wartawan Rabu pagi (12/11/2025) disalah satu rumah makan di jalan AA Maramis Manado.
Mantan birokrat yang sarat pengalaman ini tidak hanya berbagi kisah pengalamannya yang pernah menjadi bagian di pemerintahan Provinsi Sulut dan Kabupaten/Kota tetapi juga mengajak jurnalis bertukar pikiran tentang semangat perjuangan Permesta.
” Ini cuma kumpul-kumpul biasa. Tidak ada pembahasan khusus, hanya ngobrol sambil bertukar pikiran serta bertukar kisah tentang semangat kejuangan Permesta” ujar Boyke Rompas, SH yang merupakan mantan Pejabat di Pemerintah Kota Manado san Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara (Sulut)
Lanjut Boyke Rompas
“Kebetulan ada sejumlah wartawan ada waktu untuk makan pagi bersama dan kebetulan juga mereka memiliki keluarga yang termasuk dalam Permesta bahkan ada yang Ayah atau Opa-nya tergabung dalam Permesta’, terang putera dari Mayor Nyong Rompas, yang memiliki Bintang Gerilya karena turut berjuang diawal-awal Kemerdekaan Indonesia.
Disisi lain Boyke Rompas memberi pemahaman tentang istilah “baku cungkel” yang sering menjadi image buruk dari orang Minahasa.
“Istilah baku cungkel bukan untuk saling menjatuhkan tetapi orang Minahasa sangking pintarnya makanya mereka suka menguji kepintaran orang lain, tapi hebatnya orang Minahasa itu akan mengakui bahkan hormat kepada orang yang memiliki kemampuan diatasnya.,”ujarnya.
Romel Najoan, salah wartawan satu yang hadir menyambut baik pertemuan informal yang digagas oleh Boyke Rompas, SH yang juga Ketua Yayasan Permesta Sejahtera Indonesia (YPSI)
“Ini pertemuan bagus, bisa mempererat kami yang merupakan wartawan peduli kejuangan Permesta dan keluarga kami juga termasuk dalam Permesta. Lewat pertemuan ini kami yang muda-muda bisa memperkaya pengetahuan tentang sejarah kejuangan Permesta plus mempererat tali persaudaraan”, Romel Najoan wartawan yang biasa meliput di Manado.
Hadir dalam pertemuan santap kasih antara lain Robby Mononimbar, Stembry Legi, Jem Lombogia, Aldy Mawitjere, Resa Sangkoy dan juga jajaran YPSI, Taufik M Tumbelaka. (*/tem)
