MANADO — Estafet kepemimpinan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Utara resmi berpindah. Hendra Jacob sah menakhodai Pertina Sulut masa bakti 2026–2030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Sulut, Rabu (27/5/2026).
Langkah Hendra Jacob menuju kursi nomor satu tinju Sulut berjalan mulus sebagai calon tunggal, menyusul mundurnya Brigjen Pol Jemi Suatan dari bursa pencalonan sebelum pemilihan dimulai.

Sidang pleno dipimpin oleh Nicsen Alfa Wengen bersama utusan Pertina Minahasa Selatan dan Kepulauan Talaud.
Suksesi kepengurusan Pertina Sulut ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Sulut sekaligus Ketua Demisioner Pertina Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen, Kadispora Sulut Audi Pangemanan, dan Staf Khusus Bidang Olahraga Christian Yokung.
Usai terpilih, Hendra Jacob langsung membakar semangat para pengurus dengan menegaskan komitmennya. Ia memastikan visinya murni demi prestasi, bebas dari embel-embel politik.

“Saya tidak ada kepentingan politik, tapi sangat mencintai olahraga tinju karena sejak kecil saya sudah terlibat di olahraga ini. Pengurus sebelumnya sudah baik, tapi kepengurusan baru ini harus jauh lebih baik lagi,” tegas HJ sapaan akrabnya.
Ia juga menggarisbawahi bahwa kejayaan tinju Bumi Nyiur Melambai tidak bisa dicapai lewat kerja satu orang, melainkan butuh soliditas dari seluruh pengurus Kabupaten/Kota.
HJ menegaskan komitmennya menjadikan Pertina Sulut barometer nasional yang mampu melahirkan atlet-atlet tangguh yang disegani hingga ke level internasional.
Untuk mencapai target besar tersebut ia menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik demi kemajuan organisasi.
“Saya tidak anti kritik. Kalau ada yang kurang berkenan, silakan sampaikan kritik yang konstruktif. Kita harus saling mengingatkan. Namun, jika ketua sudah memberikan arahan demi kemajuan organisasi, mari kita taati bersama dalam satu komando,” pungkasnya. (tem)
