MANADO — Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Henry Walukow, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait pembangunan infrastruktur yang memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi. Hal tersebut diungkapkannya dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman KUA-PPAS APBD Perubahan 2026, Rabu (02/9/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bitung-Minahasa Utara ini secara khusus menyoroti urgensi perbaikan akses jalan di Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, yang menjadi jalur penunjang menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang.
Dalam penyampaiannya, politisi Partai Demokrat ini mengingatkan potensi bahaya yang mengancam jalur vital tersebut karena sepertiga badan jalan dilaporkan sudah mulai ambruk akibat tergerus rongga atau lubang dari dalam.
Tak hanya itu kondisi
bagian tebing bukit di sekitar lokasi berpotensi mengalami longsor, sehingga dikhawatirkan jalur penghubung ini terputus total saat memasuki musim hujan.
Selain akses utama, Walukow turut mendorong perhatian pemerintah terhadap pembangunan jalan pertanian serta sistem drainase di wilayah tersebut.
Di sisi lain Hendry Walukow secara terbuka memberikan apresiasi tinggi kepada Pemprov Sulut atas respons cepat dan komitmen nyata dalam membenahi infrastruktur di wilayah Bitung-Minut.
“Saya juga harus fair dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, karena ada beberapa infrastruktur jalan di beberapa titik yang sudah dan sementara diperbaiki,” ujar Walukow.
Sejumlah ruas jalan strategis yang mendapat perhatian pemerintah Provinsi yaitu jalan Soekarno, ruas jalan Desa Pinilih, serta ruas jalan Desa Mapanget (area dekat SPBU menuju Bandara Sam Ratulangi)
Menutup pandangannya, Walukow menyampaikan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur, serta jajaran Pemprov Sulut atas atensi yang telah diberikan, seraya berharap aspirasi perbaikan infrastruktur di Likupang Selatan dapat segera ditindaklanjuti dengan perhatian yang sama. (tem)
