Rekaman Suara Palsu Beredar Di Facebook, Sekprov Tahlis Gallang Jadi Sasaran Hoax

MANADO — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, kembali diterpa isu tidak sedap dengan beredarnya sebuah rekaman suara di media yang melakukan percakapan mencurigakan. Rekaman berdurasi pendek tersebut disebarkan melalui salah satu grup Facebook dan langsung menuai perhatian publik.

Dalam potongan suara yang diduga sengaja dimanipulasi atau tiruan (deepfake/replika suara) tersebut, terdengar kalimat bernada kontroversial, yakni: “Gubernur pasti dengar pa kita, mar jangan lupa berbage hasil kamari.”

Konten menyesatkan ini sempat memicu spekulasi liar di tengah masyarakat, seolah-olah mengindikasikan adanya praktik transaksional yang tidak pantas di lingkungan birokrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Masyarakat diimbau agar tidak mudah terpancing, percaya, ataupun ikut menyebarkan konten provokatif yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintah, khususnya figur Sekprov Sulut Tahlis Gallang.

Selain itu masyarakat diingatkan untuk selalu memverifikasi kebenaran setiap informasi yang diterima melalui kanal-kanal resmi pemerintah sebelum mengambil kesimpulan.

Disisi lain aparat penegak hukum juga didorong untuk menelusuri pemilik akun media sosial yang pertama kali menyebarkan rekaman suara palsu tersebut, guna diproses sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (*/tem)