Sinergi Pusat-Daerah, Pimpinan DPRD Sulut Kawal Musrenbang RKPD 2027 Bersama Mend

MANADO – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulut Tahun 2027. Forum strategis ini digelar di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Kamis (9/4/2026).

Acara tersebut menjadi sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh dua menteri Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya penyelarasan program strategis nasional dengan rencana pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen, SpB.KBD menyatakan bahwa kehadiran legislatif dalam Musrenbang ini bertujuan untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat yang dijaring melalui reses anggota dewan dapat terakomodasi dalam dokumen perencanaan tahun 2027.

“DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal agar perencanaan pembangunan ini benar-benar menyentuh kebutuhan dasar rakyat, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan ekonomi kerakyatan,” ujar salah satu pimpinan dewan di sela-sela kegiatan.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Beliau mendorong Pemprov Sulut untuk menangkap peluang dari program prioritas nasional, terutama di sektor perumahan rakyat yang sedang digenjot oleh Kementerian PKP.

Menteri PKP Maruarar Sirait juga menambahkan bahwa sinergi lahan dan kemudahan perizinan di daerah menjadi kunci suksesnya program pembangunan 3 juta rumah, di mana Sulawesi Utara diharapkan menjadi salah satu motor penggerak di wilayah Indonesia Timur.

Selain jajaran legislatif, Musrenbang RKPD 2027 ini turut dihadiri
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Sulawesi Utara serta
unsur Forkopimda dan seluruh pejabat eselon di lingkup Pemprov Sulut.

Gubernur Sulut dalam pemaparannya menegaskan visi “Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” dengan fokus pada 8 misi utama dan 17 program unggulan yang akan menjadi kompas pembangunan pada tahun 2027 mendatang.

Dengan terlaksananya Musrenbang ini, diharapkan tercipta dokumen perencanaan yang matang, inklusif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi global demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Utara. (tem)