MANADO – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara mendesak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut untuk mempercepat penanganan masalah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih menjadi keluhan masyarakat.
Desakan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Sulut, Royke Roring, dalam rapat kerja evaluasi realisasi anggaran Dinas ESDM tahun 2026, Selasa (5/7/2026). Menurut Royke, ketersediaan PJU merupakan infrastruktur vital yang berdampak langsung terhadap keamanan dan kenyamanan publik.
“Kami meminta Dinas ESDM mempercepat penanganan lampu jalan karena kondisi ini berkaitan langsung dengan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Royke.
Ia menyoroti bahwa sejumlah wilayah, seperti Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa, masih membutuhkan perhatian lebih terkait ketersediaan lampu penerangan. Royke menegaskan, minimnya penerangan di jalan raya berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta memicu tindak kriminalitas.
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Dinas ESDM Sulut, yang mewakili Kepala Dinas Fransiscus Maindoka, memaparkan bahwa hingga pertengahan tahun 2026, realisasi anggaran dinas baru mencapai 43,28 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp14 miliar lebih.
Terkait masih rendahnya serapan anggaran tersebut, DPRD berharap Dinas ESDM dapat lebih memprioritaskan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk percepatan pengadaan dan perbaikan lampu jalan di titik-titik rawan. (tem)
