MANADO – Komisi-komisi di DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) maraton bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja Pemerintah Provinsi Sulut. Agenda utama pertemuan ini adalah mengevaluasi capaian program kerja dan serapan anggaran selama semester pertama tahun 2026.
Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif untuk memastikan penggunaan APBD berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam forum tersebut, sejumlah legislator melayangkan kritik konstruktif terkait lambatnya eksekusi program infrastruktur serta distribusi bantuan sosial di beberapa sektor. Pihak DPRD menyoroti pentingnya akselerasi agar realisasi program tidak menumpuk di akhir tahun.
“Kami tidak ingin program-program strategis hanya menumpuk di akhir tahun. Evaluasi ini krusial agar OPD yang serapan anggarannya masih rendah segera melakukan akselerasi,” ujar Silangen.
Selain menyoroti kecepatan serapan anggaran, DPRD Sulut juga menekankan pentingnya menjaga prinsip akuntabilitas dalam setiap penggunaan dana daerah.
Menanggapi evaluasi tersebut, perwakilan OPD menyatakan berkomitmen untuk segera menindaklanjuti rekomendasi dewan. Pihak eksekutif berjanji akan mengoptimalkan sisa waktu pada semester kedua agar target pembangunan daerah dapat tercapai sepenuhnya.(*/tem)
