Terbang Tanpa Ajudan dan Pengawal, Braien Waworuntu Apresiasi Gebrakan Gubernur Yulius Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp1,9 Miliar

MANADO – Gebrakan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memangkas anggaran perjalanan dinas hingga Rp1,9 miliar menuai apresiasi dari kalangan legislatif. Langkah efisiensi ini dinilai sebagai contoh nyata keberpihakan pemimpin pada rakyat.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulut, Braien Waworuntu, secara terbuka memberikan apresiasi tinggi dalam rapat paripurna DPRD Sulut, Kamis (23/4/26). Ia menegaskan bahwa aksi Gubernur yang memilih terbang ke luar daerah sendirian—tanpa ajudan maupun pengawal protokoler—adalah fenomena langka di era birokrasi saat ini.

Braien Waworuntu menyatakan bahwa tindakan tersebut bukan soal angka, melainkan bentuk komitmen moral yang sangat kuat.

“Angka 1,9 miliar rupiah itu bukan jumlah yang sedikit untuk efisiensi perjalanan dinas. Ini membuktikan Gubernur Yulius Selvanus sangat teliti dan menjaga setiap rupiah uang rakyat agar tidak terbuang sia-sia,” tegas Braien.

Legislator Sulut dari Dapil Minahasa-Tomohon juga menegaskan, langkah yang dilakukan Gubernur Yulius untuk kepentingan masyarakat Sulawesi Utara. Salah satunya adalah disiplin anggaran.

Disisi lain, Braien juga menekankan agar langkah ini tidak hanya berhenti di level Gubernur, tetapi wajib diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi.

“Kalau pimpinannya sudah memberi contoh terbang sendiri tanpa ajudan demi hemat anggaran, maka tidak ada alasan bagi bawahannya untuk tidak disiplin. Ini adalah sinyal kuat bahwa era kepemimpinan Pak Yulius adalah era keberpihakan pada rakyat,” pungkas Braien.

Legislator Sulut yang akrab disana BW ini juga berharap, kebijakan efisiensi Gubernur Yulius ini menjadi momentum transformasi birokrasi di Sulawesi Utara menuju tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel. (tem)