Diterpa Isu Kasus MBG, Felly Runtuwene: Info Itu Hoaks!”

MANADO – Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, akhirnya buka suara menanggapi isu miring yang menyeret namanya dalam pusaran kasus program Makan Bergizi Gratis (MBG). Politisi NasDem ini dengan tegas membantah keterlibatannya dan menyebut kabar tersebut sebagai berita bohong alias hoaks.

Felly mengaku tidak terkejut namanya dikait-kaitkan dengan isu nasional tersebut. Menurutnya, sebagai pimpinan komisi yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, posisinya memang rentan menjadi sasaran isu liar.

“Ya, teman-teman wartawan kan sudah tahu namanya politisi. Apalagi saya sebagai Ketua Komisi IX, itu sudah sangat mudah untuk dimuat seperti itu,” ujar Felly kepada media di Manado, Senin (22/6/2026).

Felly menegaskan bahwa klaim mengenai hoaks tersebut bukan hanya keluar dari mulutnya sendiri. Ia merujuk pada keterangan resmi dari tim hukum pihak terkait yang telah membersihkan namanya dari daftar nama yang sempat beredar.

“Kita sudah tahu juga bahwa pengacara dari yang bersangkutan sudah mengklarifikasi. Siapa-siapa yang ada di situ dengan nama-nama yang ada. Yang jelas info itu hoaks,” tegasnya.

Ia pun merasa tidak perlu melakukan pembelaan diri secara berlebihan, karena fakta hukum telah berbicara melalui sumber yang valid. “Bukan saya sendiri yang menyatakan itu tidak benar, tapi ada sumber juga yang menyatakan bahwa itu hoaks,” tambah legislator asal Sulawesi Utara ini.

Menanggapi isu tersebut dengan legowo, Felly menganggap ini sebagai konsekuensi logis dari jabatannya. Terlebih, Badan Gizi Nasional merupakan mitra kerja langsung di bawah pengawasan Komisi IX DPR RI.

“Ya, ini dinamika karena mereka adalah mitra kerja Komisi IX. Tapi sebagai politisi, ya, inilah risiko-risiko yang harus kita terima di masyarakat ketika ada sesuatu,” tuturnya.

Di balik riuh isu yang menerpanya, Felly menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program andalan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap Badan Gizi Nasional ke depan dapat bekerja lebih maksimal dan profesional demi menjamin masa depan generasi bangsa.

“Harapan kita tentunya Badan Gizi Nasional ke depan akan lebih baik sesuai harapan Presiden Pak Prabowo dan harapan masyarakat Indonesia, agar anak-anak kita tidak lapar dan terpenuhi gizinya,” pungkas mantan anggota DPRD Sulawesi Utara ini. (tem)