MANADO – Momentum hari ulang tahun ke-60 yang jatuh Kamis, (16/4/2026), menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Alexander Wattimena. Di usia yang baru ini, pejabat yang dikenal low profile tersebut tengah bersiap memasuki masa purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) terhitung mulai 1 Mei 2026.
Dalam bincang hangat di ruang kerjanya, Alex—sapaan akrabnya—mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas penyertaan Tuhan Yesus Kristus selama 32 tahun masa pengabdiannya sejak pertama kali diangkat menjadi PNS pada era Gubernur C.J. Rantung tahun 1994.

Perjalanan karir Alex sebagian besar ditempa di Pemerintah Kota Bitung. Memulai tugas di Dinas Pekerjaan Umum (PU) era Wali Kota S.H. Sarundajang pada 1997, Alex langsung dipercaya menangani proyek-proyek strategis.
Sebagai Pemimpin Proyek (Pimpro) P3DT, ia sukses membangun Dermaga Pulau Lembeh tahap I dan II serta merintis jalan lingkar Pulau Lembeh.
Di era Wali Kota Milton Kansil, ia menjabat Kasie Pertamanan dan berhasil menuntaskan pengadaan lahan pekuburan umum serta membangun taman-taman kota.
Prestasi Alex melesat cepat. Hanya dalam waktu 10 tahun sejak menjadi PNS, ia berhasil meraih jabatan Eselon II sebagai Kadis PU dan Kimprasil Bitung (2006-2010). Di bawah kepemimpinannya, Master Plan Drainase Kota Bitung dan Rusunawa Wangurer serta Manembo-Nembo berhasil diwujudkan.
Tak hanya di bidang infrastruktur, Alex juga tercatat pernah menduduki posisi strategis sebagai Kadis ESDM, Kadis Tata Ruang, hingga Kadis Pertanian, Kehutanan, dan Ketahanan Pangan Kota Bitung.
Salah satu terobosan monumentalnya adalah merancang konsep Hutan Wisata di kawasan Tangkoko Batu Angus.
Kualitas Alex membuat Gubernur Olly Dondokambey menariknya ke tingkat provinsi pada tahun 2017. Di Pemprov Sulut, ia memperkuat Dinas PUPR sebagai Kabid Sumber Daya Air (SDA), kemudian dipromosikan menjadi Sekretaris Dinas, hingga akhirnya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Sulut pada 2022.
Meski menjabat singkat sebagai Kadis PUPR, ia berhasil menangani rehabilitasi saluran irigasi dan percepatan penanganan bencana jalan putus di Likupang, Minahasa Utara.
Sejak 2023 hingga menjelang masa pensiunnya, Alex dipercayakan menahkhodai Dinas Perkimtan Sulut. Di bawah arahan Gubernur Olly Dondokambey dan kini Gubernur Yulius Selvanus (YSK), ia mengemban tugas-tugas krusial, di antaranya,
Pembebasan lahan jalan MORR III dan akses Bandara-Likupang.
Pembebasan lahan untuk relokasi masyarakat korban bencana Gunung Ruang di Desa Modisi, Bolsel.
“Bapak Gubernur Yulius Selvanus sangat baik namun tegas. Kami dituntut bekerja cepat, tepat, dan memiliki kepastian jangka waktu penyelesaian,” ujar alumni Pascasarjana Unsrat ini.
Di balik kesuksesannya, Alex mengakui peran besar sang istri tercinta Reyneke Longdong, dan putrinya, Cheren Kristenia Wattimena, yang selalu setia mendukung dan mendoakannya di tengah kesibukan tugas negara.
Menutup perjalanan karirnya, pejabat kelahiran Poso, 16 April 1966 ini memegang teguh satu prinsip yang membuatnya tegar hingga akhir masa pengabdian.
“Satu yang menjadi pegangan saya, Percaya Tuhan dengan Segenap Hati,” kuncinya. (tem)
