MANADO – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B., KBD., menerima kunjungan resmi (courtesy call) dari Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M. Tr. Opsla., di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Kairagi, pada Selasa (14/7/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan lintas sektoral antara legislatif dan unsur TNI di wilayah Sulawesi Utara. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua pimpinan ini berdiskusi mengenai pentingnya sinkronisasi kebijakan antara lembaga DPRD dengan TNI untuk mendukung stabilitas dan kemajuan daerah.
Kolaborasi Strategis untuk Stabilitas Daerah
Dalam dialog tersebut, dr. Fransiscus Andi Silangen menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danlantamal VIII. Ia menekankan bahwa sinergi antara DPRD dan TNI sangat krusial, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah maritim Sulawesi Utara yang memiliki posisi strategis di bibir Pasifik.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah konkret penguatan sinergi. TNI adalah mitra strategis dalam memastikan keamanan dan kondusivitas wilayah, yang mana hal tersebut merupakan prasyarat utama agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ujar dr. Fransiscus.
Senada dengan hal tersebut, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menegaskan komitmen jajaran TNI AL untuk terus mendukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan DPRD dalam menjalankan agenda pembangunan daerah. Menurutnya, koordinasi yang harmonis antara aparat keamanan dan legislatif akan mempercepat terciptanya kesejahteraan bagi masyarakat luas.
Wujudkan Sulut Aman dan Berkelanjutan
Pertemuan strategis ini menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi dalam berbagai isu krusial, di antaranya:
Penguatan Stabilitas Keamanan: Menjaga keamanan wilayah laut dari potensi ancaman serta penegakan hukum di perairan Sulut.
Dukungan Pembangunan: Sinergi dalam pengawasan dan pelaksanaan proyek-proyek strategis daerah yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor.
Pelayanan Publik: Memastikan keberlangsungan program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Sebagai simbol eratnya hubungan kelembagaan, pertemuan ditutup dengan prosesi penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama. Kunjungan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kerjasama berkelanjutan demi mewujudkan Sulawesi Utara yang aman, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (*)
