PSI Sulawesi Utara Perkuat Konsolidasi, 12 Tokoh Baru Resmi Bergabung

MANADO – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) di Manado, Jumat (26/6/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi PSI untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyambut 12 figur baru yang resmi bergabung ke dalam partai.

Prosesi penyambutan kader baru ditandai dengan pemasangan jaket PSI oleh Ketua DPP PSI, Melky Jakhin Pangemanan (MJP), didampingi Ketua DPW PSI Sulawesi Utara, Tatong Bara, dan Sekretaris DPW PSI Sulut, Sherly Sompotan.

Dua belas tokoh yang bergabung memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari mantan pengurus partai politik, mantan penyelenggara pemilu, mantan anggota legislatif, pengusaha, profesional, advokat, hingga mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan atlet nasional.

Adapun nama-nama tokoh tersebut meliputi: Suryawati Rasyid, James Karinda, Edward Basilianus, Suardi Hamzah, Adrey Laikun, Idris Takainginang, Irfan Yusuf, Jeiny Liwe, Kerwin Imanuel Hinonaung, Rendy Kakasih, Beng Tamasoleng, Christiano Steve Londa, dan Devli Laloan.

Ketua DPP PSI, Melky Jakhin Pangemanan, menyatakan bahwa Rakorwilsus ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga evaluasi percepatan pembentukan struktur partai hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, DPW PSI Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Tatong Bara menjadi salah satu yang tercepat dalam penyelesaian struktur organisasi di Indonesia.

“PSI Sulut masuk lima besar DPW tercepat secara nasional dalam menyelesaikan pembentukan struktur organisasi,” ujar Melky.

Lebih lanjut, Melky mengungkapkan keyakinannya akan adanya gelombang baru tokoh-tokoh politik yang akan merapat ke PSI. Ia menyebut bahwa bergabungnya Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke PSI memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan publik dan figur politik lainnya.

“Ke depan akan terjadi migrasi politik besar-besaran dari tokoh-tokoh partai lain bergabung dengan PSI,” tambahnya.

Rakorwilsus ini menegaskan komitmen PSI Sulawesi Utara untuk terus memperluas jaringan dan memperkuat posisi partai hingga ke tingkat akar rumput dengan melibatkan sumber daya manusia yang memiliki rekam jejak mumpuni di berbagai bidang. Kehadiran para kader baru ini diharapkan mampu mendongkrak kapasitas partai dalam menghadapi agenda politik mendatang di Bumi Nyiur Melambai. (tem)