Dibawah Komando Ketum Hizkia Sembel, HIPMI Sulut Bidik Lompatan Besar Ekonomi Daerah

oppo_2

MANADO – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Utara secara tegas menyampaikan komitmen memperkuat arah perekonomian daerah.

Di bawah komando drg. Hizkia Sembel, HIPMI Sulut menetapkan langkah strategis melalui tiga agenda besar melalui Rakerda, Forbisda, dan Diklatda yang digelar di Swiss-Belhotel Manado, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay serta Walikota Manado sekaligus menegaskan posisi HIPMI sebagai mitra vital pemerintah dalam pembangunan ekonomi.

Ketua Umum HIPMI Sulut, drg. Hizkia Sembel, secara tegas menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya bukan sekedar wadah berkumpul, melainkan instrumen pencapai target nasional.

“Kami tidak main-main. HIPMI Sulut siap mengambil peran sentral dalam merealisasikan target pertumbuhan ekonomi 8 persen Presiden RI. Ini adalah mandat yang akan kami jawab dengan aksi nyata di lapangan untuk menopang Astacita Presiden Prabowo,” tegas Hizkia.

Hizkia menambahkan, sinergi dengan strategi pembangunan Gubernur Yulius Selvanus akan menjadi kunci terjadinya “lompatan besar” ekonomi di Sulawesi Utara yang saat ini sudah berada di atas rata-rata nasional.

Untuk mencapai target tersebut, Hizkia secara mempertegas penguatan internal melalui dua badan otonom baru yang menjadi ujung tombak kepengurusannya yaitu
HIPMI Perguruan Tinggi yang difokuskan pada rekrutmen mahasiswa untuk dicetak menjadi pengusaha sejak dini. Tak hanya itu, HIPMI menjamin adanya pendampingan (mentoring) hingga intervensi modal usaha bagi mahasiswa yang memiliki program usaha konkret.

Selain itu HIPMI Sulut juga diperkuat dengan adanya Womenpreneur untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan di Sulawesi Utara dalam mengambil peran dominan di sektor usaha melalui komunitas yang ada.

Disisi lain Ketum Hizkia mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi Sulawesi Utara sangat bergantung pada regenerasi pengusaha.

“Kemajuan daerah ditentukan oleh lahirnya pengusaha muda baru. Hari ini adalah momentum kebangkitan. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Daerah dan Forkopimda, ini adalah bukti bahwa pengusaha muda adalah pilar masa depan Sulawesi Utara yang maju dan berkelanjutan,” pungkasnya. (tem)