Tiga “Srikandi Gajah” Perkuat Kepengurusan Womenpreneur HIPMI Sulut, Siap Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nyiur Melambai

Foto: Eunike Palendeng (kanan) Monica rahayu (kiri) Bersama Ketua Womenpreneur HIPMI Sulut Hillary Tuwo (ist)

MANADO – Struktur kepengurusan Womanpreneur HIPMI Sulawesi Utara (Sulut) kini tampil kian solid dengan bergabungnya tiga tokoh perempuan yang dikenal sebagai “Srikandi Gajah”. Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergitas kewirausahaan perempuan sekaligus memposisikan organisasi sebagai motor penggerak utama ekonomi di Bumi Nyiur Melambai.

Kehadiran tiga kader PSI dengan segudang berpengalaman ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi iklim investasi dan pemberdayaan UMKM perempuan di berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Ketiganya juga memiliki rekam jejak kuat dalam pengorganisasian massa dan manajemen keuangan.

Mereka adalah, Hillary Julia Tuwo, Ketua Womenpreneur HIPMI Sulut. Selain memimpin organisasi ini, Hillary merupakan figur sentral yang menjabat sebagai Ketua Badan Saksi DPW PSI Sulut. Selain itu, Hillary merupakan satu-satunya perwakilan PSI Sulut di kursi DPRD Sulut. Kepemimpinannya diharapkan mampu menyatukan visi pengusaha perempuan di tingkat provinsi.

Kemudian ada nama Eunike Palendeng yang masuk jajaran kepengurusan Womenpreneur HIPMI Sulut sebagai Wakil Sekretaris I. Eunike diharapkan membawa pengalaman manajerial dari posisinya sebagai Bendahara PSI Manado serta fokus pada penguatan administrasi dan koordinasi internal organisasi.

Selain itu ada nama Monica Rahayu yang dipercayakan sebagai sebagai Ketua Bidang I Womenpreneur HIPMI Sulut. Sebagai Bendahara PSI Kota Bitung, Monica memiliki kemampuan menggerakkan sektor-sektor strategis, terutama yang berkaitan dengan potensi ekonomi dan industri

Bergabungnya para tokoh perempuan muda ini bukan sekedar formalitas organisasi, tapi memiliki misi utama untuk memajukan perekonomian Sulawesi Utara khususnya bagi pemberdayaan perempuan.

Ketua Womanpreneur HIPMI Sulut, Hillary Julia Tuwo, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah jawaban atas tantangan ekonomi daerah yang membutuhkan ketelitian dan ketahanan khas perempuan.

“Kami siap menjadi motor penggerak. Perempuan memiliki ketelitian dan ketahanan yang tinggi dalam bisnis. Dengan sinergi yang kuat, Womanpreneur HIPMI Sulut akan memastikan roda ekonomi daerah bergerak lebih cepat dan inklusif,” pungkas Hillary. (tem)