JAKARTA — Perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap pengembangan bakat serta prestasi siswa berkebutuhan khusus terus dibuktikan secara nyata. Hal ini terlihat dari keikutsertaan kontingen Sekolah Luar Biasa (SLB) Sulawesi Utara dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SLB tingkat nasional yang digelar di Jakarta, 7–12 Oktober 2026 lalu.
Meski belum berhasil membawa pulang medali emas, perjuangan enam atlet berbakat asal Bumi Nyiur Melambai ini menuai apresiasi tinggi. Langkah pantang menyerah mereka di kancah nasional menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi dan menginspirasi sesama.
Pada gelaran O2SN SLB tahun ini, Sulawesi Utara mengutus enam atlet terbaik yang berlaga di lima cabang olahraga (cabor) yaitu,
1. Cabor Bulu Tangkis: Julkifli Wartabone (SLB Kristinia Bitung)
2. Cabor Tenis Meja: Christian Cliff Manoppo (SLB YPAC Manado)
3. Cabor Bocce: Felicia Lutia (SLB YPAC Manado)
4. Cabor Atletik (Lompat Jauh): Kasih Serlina Sengkey (SLB Damai GMIM Tomohon)
5. Cabor Atletik (Lari 100 Meter): Gean Oswal Moonik (SLB Negeri Poyowa Besar)
6. Cabor Catur: Miracle Pratasis (SLB Kristinia Bitung)
KepalaDinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Drs Jahja Rondonuwu MSi didampingi Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK), Melinda Mamesah, SPd, M.AP mengatakan, partisipasi para siswa memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar memburu kemenangan.
“Keikutsertaan para siswa ini bukan tidak semata mengejar medali, melainkan menjadi wadah pembentukan mental, menumbuhkan rasa percaya diri, serta ajang sosialisasi di tingkat nasional,” ujar Rondonuwu, Kamis (22/10/26).
Ia menambahkan, keberhasilan para atlet menembus babak semifinal pada cabor Tenis Meja dan Catur menjadi bukti konkret bahwa potensi anak-anak berkebutuhan khusus di Sulawesi Utara sangat luar biasa dan Mampu bersaing ketat di level tertinggi.
Secara khusus, Kadis Jahja Rondonuwu menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur Yulius Selvanus atas perhatian dan dukungan penuh bagi pendidikan khusus dan inklusif di Sulut.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Yulius Selvanus yang selalu memberikan support nyata. Apresiasi juga kami berikan kepada seluruh atlet, pelatih, pendamping, serta orang tua yang tanpa lelah mendampingi anak-anak hebat ini,” ungkapnya.
Rondonuwu juga berharap, perjuangan gigih kontingen O2SN SLB Sulut ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh anak berkebutuhan khusus di Sulawesi Utara untuk terus berani bermimpi, mengasah bakat, dan tampil percaya diri di ruang publik. (tem)
