Traffic Light Ring Road dan Jalan Soekarno Mati Total Berbulan-bulan, Kadishub Sulut Mengaku ‘Tidak Tahu’

MANADO — Keselamatan para pengguna jalan di Kota Manado maupun yang arah Minahasa Utara seolah dipertaruhkan. Lampu lalu lintas (traffic light) di dua persimpangan vital ruas jalan provinsi—yakni kawasan Ring Road menuju Transmart Manado serta Jalan Soekarno (depan Kantor DPD PDIP Sulut)—tercatat tidak berfungsi selama berbulan-bulan.

Ironisnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Utara dibawah Komando Kadis Femmy Suluh yang memegang kewenangan penuh atas pengelolaan dan pemeliharaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di jalur provinsi tersebut, justru terkesan lepas tangan dan buta informasi.

Saat dikonfirmasi mengenai kondisi membahayakan yang telah berlangsung lama ini, Kepala Dinas Perhubungan Daerah Provinsi Sulut, Femmy Suluh, mengaku sama sekali belum mengetahui adanya kerusakan fasilitas umum tersebut.

“Saya belum cek, baru mengetahui dari Anda (wartawan). Terima kasih sudah memberikan informasi tersebut,” kata Femmy Suluh singkat saat dimintai tangapan.

Sikap kurang tanggap instansi teknis ini menuai keprihatinan mendalam dari warga. Pembiaran fasilitas lalu lintas di titik krusial tanpa adanya pengawasan berkala dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap keselamatan publik.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan betapa tingginya risiko kecelakaan setiap hari. Tanpa nyala lampu pengatur dan tanpa adanya penyiagaan personel Dishub di lokasi, arus kendaraan dari berbagai arah saling memotong dan menyerobot, terutama pada puncak jam sibuk pagi dan sore hari.

Salah seorang pengendara roda dua yang saban hari melintasi kawasan tersebut, Carlo (34), mengecam pembiaran fasilitas jalan yang terkesan menunggu jatuhnya korban jiwa.

“Lampu mati total sudah berbulan-bulan. Pengendara dari arah barat dan timur tidak ada yang mau mengalah. Sangat membahayakan, apalagi saat malam hari karena kurang penerangan,” tegas Carlo dengan nada gusar.

Padamnya APILL di dua titik tersebut memicu resiko bahaya yang berakibat fatal bagi masyarakat penguna kendaraan termasuk pejalan kaki

Masyarakat pengguna jalan mendesak Dinas Perhubungan Sulut untuk tidak sekadar “mengucapkan terima kasih atas informasi”, melainkan segera mengambil langkah konkret. Dishub Sulut didesak untuk memprioritaskan perbaikan teknis secara darurat serta menurunkan personel ke lapangan guna mengatur arus lalu lintas sebelum timbul korban jiwa. (tem)